PORTAL DUNIA MAYA


Esensi pendidikan umum adalah proses menghadirkan situasi dan kondisi yang memungkinkan sebanyak mungkin subyek didik memperluas dan memperdalam makna-makna esensial untuk mencapai kehidupan yang manusiawi. Oleh karena itu, sangat diperlukan adanya kesengajaan atau kesadaran untuk mengundangnya melakukan tindak belajar yang sesuai dengan tujuan. Dengan demikian, esensi pendidikan umum, mencakup dua dimensi yaitu dimensi pedagogis dan dimensi subtantif. Dimensi pedagogis adalah proses menghadirkan situasi dan kondisi yang sebanyak mungkin anak didik terundang untuk memperluas dan memperdalam dimensi substansif.
Pendidikan umum dilaksanakan dalam lingkungan keluarga, sekolah dan masyarakat.  Dengan demikian, keluarga merupakan salah satu lembaga yang mengembang tugas dan tanggung jawab  dalam pencapaian tujuan pendidikan umum.
Tujuan esensial pendidikan umum adalah mengupayakan subyek didik menjadi pribadi yang utuh dan terintegrasi. Untuk mencapai tujuan ini, tugas dan tanggung jawab keluarga (orang tua) adalah menciptakan situasi dan kondisi yang memuat iklim yang dapat dihayati anak-anak untuk memperdalam dan memperluas makna-makna esensial.
Orang tua dapat melaksanakan dengan cara menciptakan situasi dan kondisi yang dihayati oleh anak-anak agar memiliki dasar-dasar dalam mengembangkan disiplin.
Pendidikan dalam keluarga memberikan keyakinan agama, nilai budaya yang mencakup nilai moral dan aturan-aturan pergaulan serta pandangan, keterampilan dan sikap hidup yang mendukung kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara kepada anggota keluarga yang bersangkutan.
Anak yang berdisiplin memiliki keteraturan diri berdasarkan nilai agama, nilai budaya,  aturan-aturan  pergaulan, pandangan hidup, dan sikap hidup yang bermakna bagi dirinya sendiri, masyarakat bangsa dan negara. Artinya, tanggung jawab orang tua adalah mengupayakan agar anak disiplin  diri untuk melaksanakan hubungan dengan Tuhan yang menciptakannya, dirinya sendiri, sesama manusia, dan lingkungan alam dan makhluk hidup lainnya berdasarkan nilai moral.
Read More …

SALAM UNTUK PARA BLOGGER....!!!
          Bagi teman-teman Mahasiswa, Guru/Dosen maupun Pihak-pihak yang ingin memiliki Web GRATISAN tersendiri dengan domain Blogger maupun Wordpress tapi mengalami kendala pada saat pembuatan maupun desainnya, dapat  menghubungi kamu, insya Allah kami membantu tanpa biaya (gratis). Namun untuk membuatnya dari awal (bukan konsultasi) maka dikenakan biaya Rp 50.000,-/blog yang dibuat.
            

Kami juga menyediakan fasilitas untuk advertiser (pihak yang ingin mengiklankan produknya”barang/jasa”), baik dalam bentuk artikel-artikel maupun gambar-gambarnya. Untuk artikel Rp 30.000,- selama 6 bulan sedangkan gambar-gambar Rp 20.000,- /bulan.

Untuk yang berminat dapat menghubungi:

Nama: Jalil
Email: abdul.jalil212010@gmail.com

            Kita tahu bahwa pada masa sekarang ini bisnis dengan mengunakan pemasaran online menjadi satu alternatif yang positif, sebab biayanya rendah dan jangkauannya lebih luas, yang penting segmentasi pasarnya harus jelas.


            Tidak hanya itu, bagi para Guru/Dosen, Mahasiswa maupun Pihak-pihak yang ingin menyediakan bahan ajar, laporan, surat,dll dalam bentuk softcopy untuk didownload bisa menggunakan media BLOG.
Jangan asal Copy-Paste ayo kita saling menghargai kreativitas.
Read More …

Sepenggal Cinta Dua Warna
Hari nan indah
Hembusan angin di pagi belia
Terasa sejuk membelai wajah
Semburat jingga menghiasi cakrawala

Ku beranikan diri ku,,,,,,,
Menatap beningnya bola matamu,,,,,,,
Sebaris senyum yang terhias di bibirmu nan ranum
Sejujurnya aku masih mencntai mu duhai sanjungan qalbuku
Kehadiran diri mu sangatlah berarti
Ibarat embun pagi menyirami kegersangan hati
Bulan tersenyum di balik cemara
Saat kita duduk berdua
 Sofa di depan rumah mu
Saksi bisu cinta kita nan penuh liku-liku
Tapi,,,,,,,banyak perbedaan di antara kita
Kau pergi meninggalkan debu-debu duka di hati ini
Akan ku jadikan sebagai perisai untuk mencari kedamaian sejati
Ku sadari kebahagiaan mu adalah kebahagiaan ku juga
Ku relakan dirimu pergi mencari bahagia
Segenap do’a dan cinta suci ini akan mengiringi langkah mu menapak bahagia
               Aku terlanjur mencicipi kata-katamu nan manis
               Membuat ku terkaram dalam lamunan nan tiada bertepi
               Cinta yang tak berbingkai
               Berakhir dengan kepedihan nan berlapis  

Kini bayangan mu semakin kelam
Sehelai cinta nan telah mengusam
Selalu menemani ku ketika malam
Semuanya tinggallah kenangan
SELAMAT JALAN,,,,,,,!!!                    
By IS
Read More …

Mungkin ku akan pergi
Entah ke mana arah perjalanan ini
Kapan & di mana harus berhenti
Mungkin sampai kamu bisa menghargai cinta ini
Malam ini genap (……..) kepergianmu
Kini ku kembali ke tempat ini
Mengenang saat-saat pertama kita bertemu
Hati bertanya “ akankah kau kembali,,,,???”
Ku masih disini & akan tetap di sini
Selalu memikirkan, merindukan mu
Apakah kamu juga sama dengan perasaan ku,,,???
TIDAK,,,,sepertinya kamu sudah tak lagi
Terkadang amarah membakar dada
Tapi janngan biarkan rasa egaoismu membentengi rinduku
Ijinkanlah ku kembali bersanding dengan mu
Khan ku rangkai setia hingga usia senja
Walau ada wanita lain di sisi ku
Bukan berarti bisa mengganti ruang mu di hati ku
Maaf bila ku tak bisa sampaikan langsung pada mu
Karena kwatir kamu akan makin membenci ku
Bolehkah aku bertanya,,,???
Bagimana dengan ku bila nanti kau bersamanya,,,???
Akankah senyum ini akan tetap ada,,,???
Atau tertutup kepalsuan suasana,,,,,???

Read More …

Setiap orang mempunyai masa kelam dalam hidupnya masa di mana diri seseorang berada di titik terendah masa itu adalah saat paling terpuruk dalam hidup,Masa itu menjadi cobaan terberat, ingin sekali cepat keluar dalam masa masa itu.
Siapa Saya,,,,???
Masa kelam seseorang terjadi karena beberapa hal di antaranya adalah kegagalan,,Kegagalan memang membuat setiap orang jatuh dalam titik terendah apalagi kegagalan itu sesuatu yang di perjuangkan mati matian untuk mendapatkannya.Saya sering mendengar seorang remaja nekad mengakhiri hidupnya dengan gantung diri karena di putus cintanya oleh pacar.Masa di putus cinta adalah masa terberat dalam hidupnya.
Menghadapi masa kelam memang tak semudah membalikan telapak tangan membutuhkan waktu yang tidak sebentar.Cara menghadapi masa kelam yaitu tetap menjalin komunikasi dengan ALLAH SWT dengan selalu berdoa kita akan mendapatkan ketenangan.Kita akan di beri petunjuk menghadapi apa yang terjadi,Menyerahkan setiap urusan hanya pada ALLAH.Dengan memperkuat iman kita akan berpikir panjang untuk mengakhiri hidup dengan gantung diri seperti kisah di atas .Cara yang lain dalam menghadapi masa kelam adalah perbanyak bergaul dengan teman karena itu bisa mengalihkan pikiran kita agar tak selalu tertuju dengan yang terjadi.Teman juga bisa memberikan nasehat yang bermanfaat agar kita selalu bertahan,,Ingat kita hidup di dunia ini tidak sendiri ada yang namanya teman yang siap membantu menyelesaikan persoalan.
Orang yang sukses itu bukan cuma bisa meraih sukses tapi orang yang bisa bangkit dari masa masa kelam,,Marilah kita bangkit dan kejar cita cita dengan selalu mendekatkan diri pada ALLAH SWT InsyaALLAH masa kelam cepat berlalu tergantikan oleh masa bahagia masa di mana di taburi bunga bunga keindahan.
Selamat Pagi semoga bermanfaat dan salam okey terus.

-http://kuatabuasmuni.wordpress.com/2011/11/02/ayo-bangkitdan-kejar-cita-cita/-
Read More …



A
A.    PENGERTIAN STRESS
Apa Itu Stress,,,,???
v  Stress (stress) adalah suatu kondisi dinamis di mana seorang individu dihadapkan pada peluang, tuntutan, atau sumber daya yang terkait dengan apa yang dihasratkan oleh individu itu dan yang hasilnya dipandang tidak pasti dan penting.
v  Suatu respon adoptif terhadap suatu situas yang dirasakan menantang atau mengancam kesehatan seseorang.
v  Stress adalah beban rohani yang melebihi kemampuan maksimum rohani itu sendiri, sehingga perbuatan kurang terkontrol secara sehat.
v  Stress adalah suatu kondisi ketegangan yang mempengaruhi emosi, proses berpikir dan kondisi seseorang (Handoko, 1997:200). Stress yang terlalu besar dapat mengancam kemampuan seseorang untuk menghadapi lingkungannya.
Stres adalah suatu reaksi dari tubuh (respon) terhadap lingkungan yang dapat memproteksi diri kita dan merupakan sebuah defense mechanism alami yang membuat kita tetap hidup. Stres tidak bisa dilepaskan dari kehidupan manusia. Bahkan ketika Anda masih dalam kandungan, Anda sudah merasakan stres karena ketidaknyamanan ketika akan lahir ke dunia. Ketika Anda lahir ke dunia, menjadi remaja, bahkan sampai kita tua, kita tidak lepas dari stress,,,,,???
Stress bukan suatu penyakit, tetapi jika anda tidak dapat mengatasinya dalam waktu tertentu, anda akan terkena banyak masalah kesehatan.
Stres tidak selalu buruk, walaupun biasanya dibahas dalam konteks negatif, karena stres memiliki nilai positif  ketika menjadi peluang saat menawarkan potensi hasil. Sebagai contoh, banyak profesional memandang tekanan berupa beban kerja yang berat dan tenggat waktu yang mepet sebagai tantangan positif yang menaikkan mutu pekerjaan mereka dan kepuasan yang mereka dapatkan dari pekerjaan mereka.
Stres bisa positif dan bisa negatif. Para peneliti berpendapat bahwa stres tantangan, atau stres yang menyertai tantangan di lingkungan kerja, beroperasi sangat berbeda dari stres hambatan, atau stres yang menghalangi dalam mencapai tujuan. Meskipun riset mengenai stres tantangan dan stres hambatan baru tahap permulaan, bukti awal menunjukan bahwa stres tantangan memiliki banyak implikasi yang lebih sedikit negatifnya dibanding stres hambatan.
Stres dalam kadar ringan dapat membuat Anda berpikir dan berusaha dalam menjawab tantangan hidup sehari-hari. Stres dalam kadar ringan juga dapat menjadi motivasi untuk menjadi seseorang yang lebih baik dan stress dapat membuat hidup menjadi lebih penuh ‘warna’. Namun stres yang berlebihan dan berkepanjangan akan menimbulkan gangguan pada kesehatan tubuh kita.
Selanjutnya akan dibahas mengenai stres positif (Eustress) dan stres negatif (Distress). Stres bersifat positif bila Anda dapat menghadapinya dan meningkatkan kemampuan kita untuk menghadapinya. Stres positif disebut dengan eustress. Sedangkan stres bersifat negatif bila Anda tidak memiliki kemampuan cukup untuk menghadapinya, timbul gangguan kesehatan, timbul ketakutan, kecemasan, dan keinginan untuk ‘melarikan diri’. Stres negatif disebut dengan distress.
B.     MEMAHAMI PENYEBAB STRESS “STRESOR”
Stress Yang Berhubungan Dengan Pekerjaan:
Faktor lingkungan (tempat kerja)
Keadaan lingkungan yang tidak menentu akan dapat menyebabkan pengaruh pembentukan struktur organisasi yang tidak sehat terhadap karyawan
·         Ketidakpastian ekonomi
Ketika ekonomi memburuk, misalnya, orang meras cemas terhadap kelangsungan pekerjaan mereka. 
·         Ketidakpastian politik
Ketidakpastian politik tidak terlalu memicu stress di antara masyarakat amerika utara, tetapi ketidakpastian yang sama mempengaruhi karyawan di Negara-negara seperti Haiti & Venezuela.  Alasannya sangat jelas AS dan kanada memiliki system politik yang stabil, dimana perubahan biasanya dijalankan sesuai aturan yang pasti.  Namun ancaman dan perubahan politik, sekalipun di Negara amerika serikat dan kanada , dapat memicu stress.  Sebagai contoh, ancaman Quebeck untuk memisahkan diri dari Kanada, atau kesulitan Jerman timur berintegrasi dengan Jerman barat, menyebabkan ketidakpastian politik yang memicu stress di antara masyarakat di anrara kedua negara ini.
·         Perubahan teknologi
Perubahan yang sangat cepat karena adanya penyesuaian terhadap ketiga hal tersebut membuat seseorang mengalami ancaman terkena stres. Hal ini dapat terjadi, misalnya perubahan teknologi yang begitu cepat. Perubahan yang baru terhadap teknologi akan membuat keahlian seseorang dan pengalamannya tidak terpakai karena hampir semua pekerjaan dapat terselesaikan dengan cepat dan dalam waktu yang singkat dengan adanya teknologi yang digunakannya.
Faktor organisasi
Banyak faktor di dalam organisasi yang dapat menyebabkan stress. Tekanan untuk menghindari kesalahaan atau menyelesaikan tugas dalam waktu yang mepet, beban kerja yang berlebihan, atasan yang selalu menuntut dan tidak peka, dan rekan kerja yang tidak menyenangkan adalah beberapa di antaranya. Hal ini dapat mengelompokkan faktor-faktor ini menjadi tuntutan tugas, peran, dan antarpribadi.
·         Tuntutan tugas adalah faktor yang terkait dengan pekerjaan seseorang. Tuntutan tersebut meliputi desain pekerjaan individual, kondisi kerja, dan tata letak fisik pekerjaan. Sebagai contoh, bekerja di ruangan yang terlalu sesak atau di lokasi yang selalu terganggu oleh suara bising dapat meningkatkan kecemasan dan stres. Dengan semakin pentingnya layanan pelanggan, pekerjaan yang menuntut faktor emosional bisa menjadi sumber stress.
·         Tuntutan peran berkaitan dengan tekanan yang diberikan kepada seseorang sebagai fungsi dari peran tertentu yang dimainkannya dalam organisasi. Konflik peran menciptakan ekspektasi yang mungkin sulit untuk diselesaikan atau dipenuhi.
·         Tuntutan antarpribadi adalah tekanan yang diciptakan oleh karyawan. Tidak adanya dukungan dari kolega dan hubungan antarpribadi yang buruk dapat meyebabkan stres, terutama di antara para karyawan yang memiliki kebutuhan sosial yang tinggi.
Faktor pribadi
·         Masalah ekonomi pribadi,
Pola hidup besar pasak dari pada tiang adalah kendala pribadi lain yang menciptakan sters bagi karyawan & mengganggu kosentrasi mereka bekerja. Sebagian orang adalh manajer uang yang buruk atau memiliki keinginan yang sepertinya selalu melebihi kemampuan mereka untu mereka mendapat uang.
·         Kepribadian dan karakter yang melekat dalam diri seseorang,
Sumber stres lainnya berasal dari kepribadian seseorang. Apakah Anda seorang yang merasa bahwa kerjaan Anda akan lebih baik dibanding teman Anda, perfeksionis, mudah marah, dan agresif? Kalau ternyata jawabannya ‘ya’ maka Anda adalah seorang yang berkepribadian tipe A. Itu berarti Anda harus lebih berhati-hati dan Anda harus belajar merilekskan diri karena orang-orang bertipe A ini adalah orang yang mudah stres dibandingkan orang bertipe B yang lebih easy going.
Karakteristik tipe A:
1.      Berbicara dengan cepat
2.      Mencurahkannya pada pekerjaan
3.      Motivasi bersain tinggi
4.      Berjuang melakukan beberapa tugas
5.      Kuat kependirian
6.      Tingkat kemelasan rendah
7.      Mudah hilang kesabarannya
8.      Menyela orang lain
Karakteristik tipe B;
1.      Menangani detil dengan sabar
2.      Kurang bersaing dengan orang lain
3.      Merenungkan isu dengn hati-hati
4.      Rendah kepedulian terhadap keterbatasan
5.      Santai dalam hidup
6.      Bekerja dengan langkah tetap
7.      Tidak mudah marah
·         Masalah keluarga
Sumber stres yang terakhir adalah stres keluarga. Contohnya adalah berbagai kesulitan dalam hidup perkawinan, retaknya hubungan, dan kesulitan masalah disiplin dengan anak-anak bisa menciptakan stres bagi karyawan, yang lalu terbawa sampai ke tempat kerja atau bila seorang anak hidup selalu diwarnai pertengkaran orang tuanya maka ia akan dengan mudah mengalami stress juga  ketika istri atau suami Anda sering melakukan kekerasan maka Anda sebagai pasangannya pasti akan dengan mudahnya menjadi stress.
Factor dari luar pekerjaan:
·         Lingkungan Sosial
Hubungan yang buruk dengan orang tua, bos atau rekan kerja adalah hal-hal yang berhubungan affiliasi dengan orang lain yang tidak berjalan dengan baik akan menjadi stressor bagi individu yang tidak dapat memperbaiki hubungannya.
·         Lingkungan Fisik
Hal-hal kondisi atau pun kejadian yang berhubungan dengan keadaan sekeliling individu yang dapat memicu stres, hal tersebut dapat berupa bencana alam (disaster syndrome) berupa gempa bumi, topan, badai, dan sebagainya. Hal-hal lain yang dapat menjadi stressor adalah kondisi cuaca (terlalu panas/dingin), kondisi lingkungan yang padat (over crowded), kemacetan, dan sebagainya
Perbedaan individu
Perbedaan-perbedaan individual:
·         Persepsi
·         Pengalaman kerja
·         Dukungan sosial
·         Keyakinan pada lokus control
·         Keyakinan diri
·         Permusuhan

C.          AKIBAT DISSTRESS
Stres menampakkan diri dengan berbagai cara. Sebagai contoh, seorang individu yang sedang stres berat mungkin mengalami   tekanan darah tinggi, seriawan, jadi mudah jengkel, sulit membuat keputusan yang bersifat rutin, kehilangan selera makan, rentan terhadap kecelakaan, dan sebagainya.
Akibat stres dapat dikelompokkan dalam tiga kategori umum:
o   gejala fisiologis,
o   gejala psikologis, dan
o   gejala perilaku.
Pengaruh gejala stres biasanya berupa gejala fisiologis. Terdapat riset yang menyimpulkan bahwa stres dapat menciptakan perubahan dalam metabolisme, meningkatkan detak jantung dan tarikan napas, menaikkan tekanan darah, menimbulkan sakit kepala, dan memicu serangan jantung.
Stres yang berkaitan dengan pekerjaan dpat menyebabkan ketidakpuasan terkait dengan pekerjaan. Ketidakpuasan adalah efek psikologis sederhana tetapi paling nyata dari stress. Namun stres juga muncul dalam beberapa kondisi psikologis lain, misalnya, ketegangan, kecemasan, depresi, kejengkelan, kejenuhan, dan sikap yang suka menunda-nunda pekerjaan.
Gejala stres yang berkaitan dengan perilaku meliputi perubahan dalam tingkat produktivitas, kemangkiran, dan perputaran karyawan, selain juga perubahan dalam kebiasaan makan, pola merokok, konsumsi alkohol, bicara yang gagap, serta kegelisahan dan ketidakteraturan waktu tidur. Ada banyak riset yang menyelidiki hubungan stres-kinerja. Pola yang paling banyak dipelajari dalam literatur stres-kinerja adalah hubungan U-terbalik. Logika yang mendasarinya adalah bahwa tingkat stres rendah sampai menengah merangsang tubuh dan meningkatkan kemampuannya untuk bereaksi. Pola U-terbalik ini menggambarkan reaksi terhadap stres dari waktu ke waktu dan terhadap perubahan dalam intensitas stres.
Apakah Anda mempunyai jadwal yang padat? Seolah-olah hidup penuh dengan deadline. Pasti Anda akan berkata, “Aduh, gua stres! Deadline numpuk! Kerjaan numpuk!”
Ini hanya sekedar ilustrasi dan gambaran singkat untuk mengantar Anda memahami apa itu stres, bagaimana reaksi stres, sumber stres, dan coping strategies. Mari mulai membaca! Selanjutnya akan dibahas mengenai pengertian stress.
Gejala-Gejala Stres yang lain:
Gejala-gejala stres mencakup mental, sosial dan fisik. Hal-hal ini meliputi kelelahan, kehilangan atau meningkatnya napsu makan, sakit kepala, sering menangis, sulit tidur dan tidur berlebihan. Melepaskan diri dari alkohol, narkoba, atau perilaku kompulsif lainnya sering merupakan indikasi-indikasi dari gelaja stres. Perasaan was-was, frustrasi, atau kelesuan dapat muncul bersamaan dengan stres. 
Merokok berkaitan dengan gejala stres

D.    CARA MENGATASI STRES

1.      Mengelola stress
Pendekatan individual
Stretegi individual untuk mengurangi stres meliputi:
1.      penerapan teknik manajemen waktu,
2.      penambahan waktu olah raga,
3.      pelatihan relaksasi, dan
4.      perluasan jaringan dukungn social.
Pemahaman dan pemanfaatan prinsip-prinsip dasar manajemen waktu dapat membantu individu mengatasi ketegangan akibat tuntutan kerja secara lebih baik. Prinsip manajemen waktu yang banyak dipraktikan adalah:
o   Membuat daftar kegiatan harian yang harus dirampungkan
o   Memprioritaskan kegiatan berdasarkan tingkat kepentingan dan urgensinya
o   Menjadwalan kegiatan menurut prioritas yang telah disusun
o   Memahami siklus harian dan menangani pekerjaan yang paling banyak menuntut dalam siklus kerja tinggi ketika anda dalam keadaan paling siap dan produktif.
Olah raga nonkompetisi seperti aerobic, jalan kaki, jogging, renang, dan naik sepeda juga direkomendasiakan oleh para dokter sebagai cara untuk mengatasi tingkat stress yang berlebihan.  Bentuk-bentuk latihan fisik ini memperbaiki kapasitas jantung, menurunkan detak jantung saat istirahat, memberikan hiburan mental dari tekanan kerja, dan menawarkan sarana untuk “sejenak keluar dari system”.
Orang dapat mengajar diri mereka sendiri untuk mengurangi ketegangan melalui teknik-teknik relaksasi seperti meditasi, hypnosis, dan biofeedback (teknik pengendalian fisiologi).
Pendekatan organisasional
Stretegi yang bias manajemen pertimbangkan meliputi seleksi personel dan penempatan kerja yang lebih baik, pelatihan, penempatan tujuan yang realistis, pendesainan ulang pekerjaan, peningkatan keterlibatan karyawan, perbaikan dalam komunikasi organisasi, penawaran cuti yang panjang kepada karyawan, & penyelenggaraan program-program kesejahteraan perusahaan.
Sumber Pustaka:
Giordano, Daniel A.dkk. 2005. Controlling Stress and Tension. San Fransisco: Pearson Education, Inc.
2.      Cara Mengatasi Stres
Pekerjaan seorang ibu hampir-hampir tak ada habisnya hingga mungkin membuat stres. Waktu untuk beristirahat pun terkadang tidak ada. Padahal, beristirahat agar bugar kembali, sangat Anda perlukan. Sudah saatnya Anda mengikuti 12 cara gampang demi mengatasi stres Anda.

1. Menulis Diary Cari tempat dan waktu yang tenang, dan mulailah menulis. Anda dapat menuliskan tentang segala sesuatu yang terjadi sehari-hari. Biarkan kata-kata yang digoreskan mengalir dan keluar secara spontan, sesuai dengan yang dirasakan dan dipikirkan pada saat itu.
2. Olahraga
Berdasar ratusan penelitian, olahraga dapat memperbaiki aliran darah ke otak, menambah gelombang alfa di otak yang berhubungan dengan ketenangan dan relaksasi, mengurangi tekanan darah, serta mengurangi ketegangan otot.
3. Putar & Dengar Lagu Kesayangan
Putar lagu-lagu favorit. Ikutlah besenandung atau bahkan berdansa. Biarkan musik menyejukkan hati Anda.
4. Tertawa
Tonton film-film komedi, duduk santai, dan tertawa merupakan salah satu cara yang baik untuk kesehatan. Tertawa merangsang tubuh untuk memproduksi hormon yang menyebabkan otak mengendurkan stres.
5. Ciptakan Ritual
Ciptakan ritual yang menimbulkan kenyamanan, seperti duduk berdua dengan pasangan dan berbagi teh hangat dari cangkir yang sama.
6. Makan Sehat
Makanan-makanan dengan kadar lemak rendah dan karbohidrat tinggi seperti donat, popcorn, kue-kue kering serta kue dari bahan beras, merangsang zat-zat kimia dari otak kita yang membantu menyejukkan bila sedang stres.
7. Penuhi Kebutuhan Jiwa
Luangkan waktu untuk diri sendiri. Tidur atau menonton film percintaan yang romantis, membaca surat-surat lama, atau apa saja. Biarkan hari itu terbebas dari rutinitas.
8. Luangkan Waktu Bersama Sahabat
Sambil minum kopi atau teh hangat, nikmati kebersamaan dengan sahabat wanita, bercerita tentang apa saja. Wanita merasakan kenyamanan, dukungan, dan kedekatan tersendiri bila berada bersama-sama teman wanitanya.
9. Matahari Pagi
Jangan sia-siakan sinar matahari di pagi hari. Luangkan sedikit waktu agar terkena sinar matahari setiap pagi.
10. Meditasi
Meditasi mengurangi tekanan darah dan secara dramatis membantu mengurangi tingkatan stres Anda.
11. Tidur Siang
Waktu yang hanya 20 menit untuk tidur siang dapat membuat Anda merasa segar kembali dan lebih bersemangat sepanjang hari.
12. Berhubungan Intim
Berhubungan badan akan membuat diri merasa relaks, terutama seks yang memuaskan akan memberikan relaksasi yang mendalam


Read More …

I.        ARTI WIRAUSAHA
Menurut etimologis, wirausaha merupakan suatu istilah yang berasal dari kata-kata “wira” dan “usaha”. “wira” bermakna: berani, utama, atau perkasa.Sedangkan “usaha” bermakna: kegiatan dengan mengerahkan tenaga pikiran atau badan untuk mencapai sesuatu maksud.
Menurut terminologis, sebagaimana dikemukakan oleh Taufik Baharuddin. Seorang konsultan manajemen dalam ruang lingkup Manajemen sumberdaya manusia dan pengajar di Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia bahwa wirausaha:
Kemampuan untuk menciptakan, mencari, dan memanfaatkan peluang dalam menuju apa yang diinginkan sesuai dengan yang diidealkan.
Seiring dengan hal tersebut Buchari Alma mengemukakan bahwa wirausaha atau entrepreneur: Orang yang melihat adanya peluang kemudian menciptakan sebuah organisasi untuk memanfaatkan peluang tersebut. Jadi seorang wirausaha atau entrepreneur tidak selalu seorang pedagang atau seorang manager; ia adalah orang unik yang berpembawaan pengambil resiko dan yang memperkenalkan produk-produk inovatif dan teknologi baru kedalam perekonomian.
Wirausaha adalah kemampuan yang dimiliki oleh seseorang untuk melihat dan menilai kesempatan-kesempatan bisnis; mengumpulkan sumber dayasumber daya yang dibutuhkan untuk mengambil tindakan yang tepat dan mengambil keuntungan dalam rangka meraih sukses.
Thomas W Zimmerer
Kewirausahaan adalah penerapan kreativitas dan keinovasian untuk memecahkan permasalahan dan upaya memanfaatkan peluang-peluang yang dihadapi orang setiap hari.
Andrew J Dubrin
Seseorang yang mendirikan dan menjalankan sebuah usaha yang inovatif (Entrepreneurship is a person who founds and operates an innovative business).

Robbin & Coulter
Kewirausahaan adalah proses dimana seorang individu atau kelompok individu menggunakan upaya terorganisir dan sarana untuk mencari peluang untuk menciptakan nilai dan tumbuh dengan memenuhi keinginan dan kebutuhan melalui inovasi dan keunikan, tidak peduli apa sumber daya yang saat ini dikendalikan.
Dan Steinhoff dan John F. Burgess (1993:35)
wirausaha adalah orang yang mengorganisir, mengelola dan berani menanggung resiko untuk menciptakan usaha baru dan peluang berusaha. Secara esensi pengertian entrepreneurship adalah suatu sikap mental, pandangan, wawasan serta pola pikir dan pola tindak seseorang terhadap tugas-tugas yang menjadi tanggungjawabnya dan selalu berorientasi kepada pelanggan. Atau dapat juga diartikan sebagai semua tindakan dari seseorang yang mampu memberi nilai terhadap tugas dan tanggungjawabnya. Adapun kewirausahaan merupakan sikap mental dan sifat jiwa yang selalu aktif dalam berusaha untuk memajukan karya baktinya dalam rangka upaya meningkatkan pendapatan di dalam kegiatan usahanya. Selain itu kewirausahan adalah kemampuan kreatif dan inovatif yang dijadikan dasar, kiat, dan sumber daya untuk mencari peluang menuju sukses. Inti dari kewirausahaan adalah kemampuan untuk menciptakan seuatu yang baru dan berbeda (create new and different) melaui berpikir kreatif dan bertindak inovatif untuk menciptakan peluang dalam menghadapi tantangan hidup. Pada hakekatnya kewirausahaan adalah sifat, ciri, dan watak seseorang yang memiliki kemauan dalam mewujudkan gagasan inovatif kedalam dunia nyata secara kreatif.
(Acmad Sanusi, 1994).
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan dasar sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis
(Drucker, 1959).
Kewirausahaan adalah suatu kemampuan untuk menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda (ability to create the new and different)
(Zimmerer. 1996).
Kewirausahaan adalah suatu proses penerapan kreativitas dan inovasi dalam memecahkan persoalan dan menemukan peluang untuk memperbaiki kehidupan
(Soeharto Prawiro, 1997).
Kewirausahaan adalah suatu nilai yang diperlukan untuk memulai suatu usaha (start-up phase) dan perkembangan usaha (venture growth)
Hisrich, Peters, dan Sheperd (2008:h 10) mendifinisikan: “Kewirausahaan
adalah proses penciptaan sesuatu yang baru pada nilai menggunakan
waktu dan upaya yang diperlukan, menanggung risiko keuangan, fisik,
serta risiko sosial yang mengiringi, menerima imbalan moneter yang
dihasilkan, sertra kepuasan dan kebebasan pribadi”.
Kewirausahaan dapat didefinisikan sebagai berikut: “Wirausaha usaha
merupakan pengambilan risiko untuk menjalankan usaha sendiri dengan memanfaatkan peluang-peluang untuk menciptakan usaha baru atau dengan pendekatan yang inovatif sehingga usaha yang dikelola berkembang menjadi besar dan mandiri dalam menghadapi tantangantantangan persaingan (Nasrullah Yusuf, 2006).
Kata kunci dari kewirausahaan adalah;
1. Pengambilan resiko
2. Menjalankan usaha sendiri
3. Memanfaatkan peluang-peluang
4. Menciptakan usaha baru
5. Pendekatan yang inovatif
6. Mandiri (misal; tidak bergatung pada bantuan pemerintah)


                   II.        CIRI-CIRI WIRAUSAHA

Tidak semua orang dapat dan mampu menjadi seorang wirausaha sukses dan berhasil. Dibwah ini ada beberapa kepribadian dari seorang wirausaha yang sukses , antara lain:
1. Mempunyai emosi untuk membayangkan keberhasilan tujuan usahanya
2. Berani menanggung resiko baik resiko kegagaglan maupun resiko sukses dari usaha yang dikerjakannya.
3. Gigih dan bekerja keras. Ia selalu berprinsip bahwa hanya dengan bekerja keras dan gigih maka usahanya akan bisa berkembang jauh ke depan.
4. Bersemangat dan gesit dalam berusaha
5. Percaya pada dirinya sendiri. Ia selalu meyakini dirinya dalam menjalani usaha-usaha terutama yang masih asing baginya, dan ia selalu tidak mudah putus asa dan menyerah setiap ada kegagalan dan kendala dalam menjalankan usahanya.
6. Berusaha meningkatkan pengetahuannya. Seorang wirausaha yang sukses tidak pernah merasa puas, dia selalu merasa kurang dan kurang sehingga ia selalu tertantang untuk dapat mengasah dan meningkatkan pengetahuannya.
7. Memiliki kemampuan untuk memimpin. Minimal menjadi pemimpin bagi dirinya dalam mengambil keputusan yang terkait dengan usahanya.
8. Seorang pembaharu (innovator). Ia seringkali berpikiran jauh kedepan dan sangat kreatif dalam melihat suatu peluang usaha yang baru.
9. Pemburu keberhasilan. Keberhasilan baginya bukan sekedar keuntungan financial tapi keberhasilan kerja atas apa-apa yang telah dikerjakannya.

                       III.        TUJUAN BERWIRAUSAHA

1.            Wirausahawan sebagai pahlawan.
Seorang yang sudah tanggung jawab sendiri, keluarga dan masyarakat pada umumnya akan terdorong untuk melakukan peningkatan kehidupan. Desakari dan kemampuan dalam diri wirausaha untuk mampu menghidupi diri sendiri, keluarga, karyawan dan peran aktif didalam masyarakat akan memunculkan kebanggaan dalam diri wirausaha. Keinginan untuk menjadi pionir dalam bidang tertentu akan mendorong menculnya wirausaha.
2.            Pendidikan kewirausahaan.
Pergeseran mitos entrepreneurs are born, not made” menjadi : entre­preneurs has a disciplines, model, processes and can be learned” menunjukkan bahwa kewirausahaan mampu dipelajari dan di­praktikan tanpa wirausaha tersebut berasal dari keturunan seorang wirausaha. Munculnya beberapa institusi pendidikan yang ber­fokus atau berkonsentrasi pada ilmu kewirausahaan merupakan bukti minat masyarakat terhadap kewirausahaan.
3.            Faktor ekonomi dan kependudukan.
Berkembangnya sikap kemandirian dan perbaikan ekonomi secara umum akan menggerakan wirausaha dalam menghasilkan barang maupun jasa yang dibutuhkan masyarakat. Pada masa kini dan mendatang tidak ada batasan dalam berusaha, tidak peduli je­nis kelamin, umur, ras status sosial, siapapun dapat sukses apabila mereka mampu berusaha dan sukses dengan baik dengan memi­liki usaha.
4.            Pergeseran ke ekonomi jasa.
Kemajuan dibidang produksi barang memiliki kecenderungan naiknya jumlah barang yang ada di pasar. Kondisi tersebut akan memicu munculnya usaha memasarkan barang tersebut ke kon­sumen, sehingga memiliki kecenderungan meningkatnya usaha jasa pemasaran barang.
5.            Gaya hidup bebas, peluang internasional dan kemajuan teknolo­gi.
kreativitas dan keinovasian sebagai landasan kewirausahaan akan muncul apabila seorang memiliki kebebasan dalam berpikir dan bertindak. Peluang internasional didukung oleh kemajuan teknologi akan memunculkan peluang untuk menciptakan barang dan jasa yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat luas (internasional). Dibukanya peluang internasional akan memunculkan transfer manusia, teknologi, barang dan jasa yang memungkinkan wirausaha menciptakan barang dan jasa ke pasar yang berbeda.
Read More …